Bursa Siang: Faktor Komoditas Minyak IHSG dan Market Regional Lanjut Tertekan

Bursa Siang: Faktor Komoditas Minyak IHSG dan Market Regional Lanjut Tertekan

Posted by Written on 21 April 2020


Ipotnews IHSG ke titik pelemahan pada akhir perdagangan sesi 1 hari Selasa (21/4). Indeks bergerak menyusut -1,90 persen (-87 poin) ke level 4.489.

Gerak IHSG mengikuti pelemahan yang terjadi di pasar saham regional. Jatuhnya harga minyak ke harga negatif masih berlanjut menjadi katalis negatif.

Indeks LQ45 -1,86% ke 670.

Indeks IDX30 -1,69% ke 366.

Indeks IDX80 -1,90% ke 94.

Jakarta Islamic Indes (JII) -1,81% ke 480.

Indeks Kompas100 -1,79% ke 877.

Indeks Sri Kehati -1,78% ke 271.

Indeks SM Infra18 -2,38% ke 202.

Saham Teraktif: DMMXBBRITCPIBBCAPURABTPSTGRA

Saham Top Gainers LQ45: BRPTTBIGINDF

Saham Top Losers LQ45: UNVRICBPBMRIHMSPTOWRSRILAKRA

Nilai transaksi Rp4,13 triliun. Volume perdagangan sebanyak 59,28 juta lot saham. Investor asing net sell -Rp239,08 miliar.

Nilai tukar rupiah melorot -0,81 persen di level Rp15.500 terhadap USD (12.00 PM).


Bursa Asia

Market saham Asia bergerak melemah pada perdagangan di sesi pagi hari Selasa (21/4) setelah minyak mentah WTI ke harga negatif untuk pertama kali dalam sejarah. Harga minyak dihancurkan oleh jatuhnya demand yang spektakular akibat wabah corona.

"Ini bukti nyata hancurnya demand," kata Michael McCarthy, Analis pada CMC Market yang berbasis di Sydney seperti dikutip Reuters. Menurut dia, ini tidak hanya terkait pasar energi, juga bukti kerusakan ekonomi yang sangat jelas ini mungkin meredam sentimen.

Pasar saham Tiongkok terkoreksi di awal perdagangan. Indeks Shanghai Composite melemah 1 persen. Indeks Shenzhen Composite turun 1,13 persen.

Indeks Hang Seng di bursa Hong Kong melemah 2,28 persen.
Di pasar saham Jepang, Indeks Nikkei 225 turun 1,58 persen saat sesi siang sedang berlangsung. Saham-saham kapitalisasi besar di antaranya Fast Retailing dan Softbank Group drop masing-masing 2 persen. Indeks Topix turun 0,89 persen.
Sementara itu di bursa saham Korsel, Indeks Kospi juga terpantau bergerak melemah 1,73 persen.Mata uang won melemah signifikan terhadap USD ke level 1.233,68 per USD.
Indeks S&P/ASX200 di bursa saham Australia turun 1,8 persen. Indeks acuan bursa regional, MSCI Asia Pasifik turun 2,06 persen.
Indeks dolar AS menguat ke level 100,19 dari sesi sebelumnya di posisi 99,928.
Kurs yen melemah ke 107,61 dibanding sesi sebelumnya pada level 107,4.
Dolar Australia melemah ke $0,6301 dari sesi kemarin pada posisi $0,635.

Oil
Harga WTI memantul naik pada perdagangan hari Selasa (21/4) di sesi pagi setelah pada sesi sebelumnya turun di bawah nol yang memperlihatkan keterkejutan investor serta mendorong pelemahan pasar saham dan mata uang Asia.
Harga minyak WTI naik USD39 tetapi masih di level USD1,37 per barel (03.56 GMT).. Sedangkan minyak Brent drop 0,8 persen ke level USD25,37.

(cnbc/reuters/idx)

Sumber : admin
#YukNabungETF 

#IPOTKaryaAnakBangsa 

#BanggaPakeIPOT 

#IPOTPionner


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author