Bursa Pagi: Dibuka Menguat Asia Bergerak Turun, Adang Peluang IHSG

Bursa Pagi: Dibuka Menguat Asia Bergerak Turun, Adang Peluang IHSG

Posted by Written on 20 July 2020


Ipotnews - Mengawali pekan ini, Senin (20/7), bursa saham Asia dibuka mixed cenderung menguat, berusaha melanjutkan tren pada penutupan bursa saham utama Eropa dan Wall Street pada akhir pekan lalu. Investor menunggu keputusan suku bunga acuan pinjaman China.

Perdagangan saham hari ini dibuka dengan mencatatkan penurunan indeks ASX 200, Australia sebesar 0,23% terseret kejatuhan harga saham sektor keuangan. Indeks berlanjut turun 0,22% (13,00 poin) ke level 6.020,60 pada pukul 8:00 WIB. Indeks Kospi, Korea Selatan menguat tipis 0,09%, dan berlanjut berbalik turun 0,12% menjadi 2.198,65.

Pada jam yang sama indeks Nikkei 225, Jepang menguat tipis 0,04% (8,01 poin) di posisi 22.704,43 setelah dibuka bertambah 0,19%, didukung kenaikan harga saham sektor teknologi, kendati rilis data ekspor periode Juni menunjukkan penurunan 28,3%, dan impir turun 14,4%. Saham Nissan, Mistsubishi Motor, dan Suzuki anjok lebih dari 2%.

IndeksHang Seng, Hongkong dibuka turun 0,28% (-69,57 poin) ke posisi 25.019,60 pada pukul 8:40 WIB. Indeks Shanghai Composite China melompat 0,93% ke level 3.243,91.

Pembukaan Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) pagi inni dihadapkan pada tekanan pelemahan indeks di bursa saham Asia, setelah gagal mempertahankan manuvernya di zona hijau pada penutupan pekan lalu, turun 0,37% ke level 5.079. Harga ETF saham Indonesia ( EIDO ) di New York Stocks Exchange turun 1,00% menjadi USD18,84.

Beberapa analis memperkirakan, pergerakan IHSG hari ini berpeluang mengalami  technical rebound , di tengah tekanan pola penurunan jangka pendek. Sejumlah indikator pergerakan indeks memperlihatkan adanya sinyal positif yang mendukung penguatan namun dihantui sentimen negatif berlanjutnya tren  capital outflow.

Tim Riset Indo Premier berpendapat,kenaikan signifikan harga CPO, dan bervariasinya indeks bursa global serta regional diprediksi akan menjadi sentimen positif untuk indeks. Di sisi lain terus bertambahnya jumlah orang yang terinfeksi Covid-19 baik di luar maupun di dalam negeri berpeluang menjadi sentimen negatif di pasar.

IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung menguat dengan  support  di level 5,035 dan  resistance  di level 5,120. 

Beberapa ekuitas yang direkomendasikan, antara lain;

  • Saham: UNTR (Buy). Support: Rp18,100, Resist: Rp18,775, KAEF (Buy). Support: Rp1,235 Resist: Rp1,315, ADRO (Buy). Support: Rp1,115 Resist: Rp1,190, INTP (Buy). Support: Rp11,900 Resist: Rp12.400.

  • ETF: XISR (Buy on Weakness). Support: Rp896, Resist: Rp914, R-LQ45X (Buy on Weakness). Support: Rp225, Resist: Rp231, XIPI (Buy on Weakness). Support: Rp446, Resist: Rp456.

Amerika Serikat dan Eropa

Perdagangan saham di bursa Wall Street akhir pekan lalu ditutup cenderung menguat, para investor mempertimbangkan prospek stimulus fiskal yang lebih besar guna mengatasi kekhawatiran gangguan berkelanjutan terhadap dunia usaha akibat lonjakan kasus baru infeksi virus korona. Kongres AS akan kembali membahas RUU bantuan virus korona pada Senin ini. Sepanjang pekan lalu indeks S&P 500 dan Dow Jones naik 1,2% dan 2,3%, didorong sentimen positif optimisme uji klinis vaksin virus korona. Indeks Volatilitas Cboe, yang dikenal sebagai "pengukur rasa takut" di Wall Street, berakhir di level 25,68, penutupan terendah sejak 5 Juni.

Nasdaq turun 1,1% dibanding pekan sebelumnya, investor menjual saham teknologi yang harganya sudah tinggi termasuk Microsoft Corp dan Amazon.com Inc. Saham Netflix anjlok 6,5% karena perkiraan pertumbuhan pelanggan layanan  streaming  yang lebih lambat dari perkiraan. Kejatuhan Netflix menyeret penurunan sektor layanan komunikasi 0,4%. Sektor utilitas, real estat, dan pelayanan kesehatan menguat. Saham Goldman Sachs melorot 1,5% menekan Dow Jones ke zona merah. Harga saham BlackRock Inc, manajer aset terbesar di dunia, melonjak 3,7% setelah melaporkan lonjakan laba kuartalan.

  • Dow Jones Industrial Average turun 0,23% (-62,76 poin) menjadi 26.671,95.

  • S&P 500 naik 0,28% (9,16 poin) ke posisi ) 3.224,73.

  • Nasdaq Composite bertambah 0,28% (29,36 poin) ke level 10.503,19.
Bursa saham utama Eropa mengakhiri pekan lalu dengan cenderung menguat, para investor menunggu hasil KTT Uni Eropa (UE) yang diharapkan untuk menetapkan rincian dana pemulihan ekonomi akibat pandemi korona sebesar 750 miliar euro. Namun Kanselir Jerman Angela Merkel memperingatkan "perbedaannya masih sangat, sangat besar," ketika tiba di lokasi KTT di Brussels. Sikap oposan dari Belanda dan ancaman veto Hungaria membebani kemungkinan kesepakatan anggaran 2021-2027 Uni Eropa. Namun analis meyakini pasar bisa mentolerir penundaan beberapa hari atau pekan lagi. Secara mingguan, STOXX 600 naik 1,6%, ditopang laporan kemajuan dalam uji coba vaksin COVID-19 yang berhasil mendukung saham-saham siklis.

Indeks STOXX 600 menguat 0,16% menjadi 372,71, dipimpin kenaikan harga saham sektor otomotif, komoditas dan saham teknologi lebih dari 1%, mengimbangi pelemahan pada saham sektor perbankan, energi dan perjalanan dan wisata. Saham Astra Zeneca naik tertinggi, Rusia mengatakan akan mengungkap kesepakatan dengan produsen obat Inggris itu untuk memproduksi vaksin COVID-19 yang sedang dikembangkan bersama dengan Universitas Oxford. Saham Ericsson melambung 11,4% dan perusahaan tembakau Swedia, Match AB melesat 10,4% setelah melaporkan kinerja kuartalan yang lebih baik dari perkiraan. Saham Daimler melonjak 4,4% karena membukukan kerugian operasi yang lebih kecil dari perkiraan. Saham Rio Tinto naik 2,3% karena melaporkan kenaikan pengiriman bijih besi.

  • DAX 30 Jerman naik 0,35% (44,64 poin) ke posisi 12.919,61.

  • FTSE 100 London naik 0,63% (39,61 poin) ke level 6.290,30.

  • CAC 40 Prancis turun 0,31% (-15,86 poin) menjadi 5.069,42.


Nilai Tukar Dolar AS

Nilai tukar dolar AS terhadap sejumlah mata uang dunia di pasar uang New York pekan lalu ditutup melemah, di tengah lonjakan euro setelah dimulainya KTT Uni Eropa. Pelaku pasar mengharapkan KTT ini akan menyetujui dana pemulihan yang akan membantu mengangkat Uni Eropa keluar dari resesi. Secara teknis, Euro diperkirakan bisa menembus USD1,15 yang belum tersentuh sejak Februari 2019, jika KTT menyetujui dana tersebut. Namun banyak pedagang meragukan KTT akan berakhir dengan kesepakatan dan menganggap para pemimpin Uni Eropa memerlukan tambahan waktu untuk menemukan kompromi.

Poundstreling berkinerja terburuk di jejeran mata uang G10 pekan lalu, setelah merilis data ekonomi yang lebih lemah sehingga menimbulkan kekhawatiran kemungkinan Bank of England akan menerapkan suku bunga negatif. Dolar menguat terhadap sterling, yen dan franc Swiss. Indeks dolar turun 0,42% ke level 95,942.


Nilai Tukar Dolar AS di Pasar Spot

CurrencyValueChange% Change
Euro (EUR-USD)1.14280.0044+0.39%
Poundsterling (GBP-USD)1.25680.0015+0.12%
Yen (USD-JPY)107.02-0.25-0.23%
Yuan (USD-CNY)6.99240.0028+0.04%
Rupiah (USD-IDR)14,702.5077.50+0.53%

Sumber : Bloomberg.com, 17/7/2020 (ET)


Komoditas

Harga minyak mentah West Texas Intermediate dan Brent North Sea di bursa komoditas New York Mercantile Exchange dan London ICE Futures Exchanges akhir pekan lalu ditutup turun, seiring meningkatnya ekspektasi program stimulus ekonomi yang lebih besar. Kekhawatiran terhadap pemulihan permintaan BBM meningkat karena kasus infeksi virus korona melonjak, ketika negara produsen minyak bersiap meningkatkan produksi. OPEC + sepakat untuk memangkas rekor penurunan pasokan 9,7 juta barel per hari (bph), sebesar 2 juta bph mulai Agustus.

Amerika Serikat melaporkan rekor harian melebihi 77.000 kasus baru COVID-19 pada Kamis lalu. Spanyol dan Australia melaporkan lompatan harian tertajam dalam lebih dari dua bulan, dan kasus baru terus melonjak di India dan Brasil. Pembuat undang-undang di AS dan Uni Eropa akan memperdebatkan tahapan program stimulus berikutnya dalam pekan ini.

  • Harga minyak mentah berjangka Brent turun 24 sen menjadi USD43,13 per barel.

  • Harga minyak mentah berjangka WTI turun 16 sen menjadi USD 40,59 per barel.
Harga emas di bursa berjangka COMEX New York Mercantile Exchange mengkhiri pekan lalu dengan membukukan kenaikan, melaju 0,6% dibanding akhir pekan sebelumnya. Pencatatan rekor baru kasus kenaikan harian infeksi virus korona di AS memicu ketidakpastian tentang pemulihan ekonomi, mendongkrak harga emas. 

Pelemahan dolar AS dan meningkatnya ketegangan AS-China ikut mendongkrak harga emas. Analis mengatakan, meskipun pemulihan ekonomi membentuk grafik V masih memungkinkan, namun kini bergerak melambat sehingga mendorong pembuat kebijakan untuk mengucurkan lebih banyak stimulus, berpotensi mendorong kenaikan harga emas lebih lanjut.

Kenaikan tajam paket stimulus global untuk melindungi ekonomi dari dampak pandemi virus korona telah mendorong harga emas naik 19,3% sepanjang tahun ini. Harga logam mulia lainnya; paladium naik 1,75% menjadi USD 2.031,37 per ounce, platinum naik 1,3% menjadi USD 834,91, dan perak naik 0,8% menjadi USD 19,32.

  • Harga emas di pasar spot naik 0,7% menjadi USD1.809,86 per ounce.

  • Harga emas berjangka naik 0,7% menjadi USD1.811,90 per ounce.

(AFP, CNBC , Reuters)

#YukNabungETF 

#IPOTKaryaAnakBangsa 

#BanggaPakeIPOT 

#IPOTPionner


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author