Bursa Sore: Diguncang Aksi Jual Signifikan, IHSG Tumbang

Bursa Sore: Diguncang Aksi Jual Signifikan, IHSG Tumbang

Posted by Written on 03 August 2020


Ipotnews IHSG semakin tertekan pada finis perdagangan hari Senin (03/8). IHSG melemah sebesar 2,78 persen atau 144 poin menjadi 5.006 setelah diguncang aksi jual signifikan.

Indeks LQ45 -3,57% ke 774.

Indeks IDX30 -3,57% ke 422.

Indeks IDX80 -3,53% ke 110.

Jakarta Islamic Indes (JII) -2,95% ke 539.

Indeks Kompas100 -3,29% ke 1.000.

Indeks Sri Kehati -3,28% ke 314.

Indeks SM Infra18 -3,64% ke 242.

Saham Teraktif: BBRITLKMBBNIBBCAPTBATOWRASII

Saham Top Gainers LQ45: ERAAICBPINDF

Saham Top Losers LQ45: KLBFTOWRSMGRBTPSBBCAJSMRUNVR

Nilai transaksi Rp10,92 triliun. Volume perdagangan sebanyak 106,49 juta lot saham. Investor asing net sell Rp1,48 triliun.

Nilai tukar rupiah melorot 0,21 persen ke level Rp14.560 terhadap USD (03.30 PM).


Bursa Asia

Sebagian besar pasar saham Asia bergerak variatif pada perdagangan hari Senin (03/8) karena tensi antara USA versus China terus menghangat.

Tensi kedua negara kemungkinan yang dicermati investor kemungkinan berlanjut. Menlu USA Mike Pompeo hari Minggu pekan lalu mengatakan bahwa Presiden Donald Trump menyiapkan pengumuman tindakan baru dalam beberapa hari ke depan terhadap perusahaan piranti lunak dari China.

Sebelumnya pada hari Jumat akhir pekan, Trump mengatakan akan bertindak secepatnya melarang aplikasi TikTok buatan China beredar di USA.

Bulan Agustus akan menjadi bulan yang fluktuatif, demikian menurut pandangan analis OCBC Bank Vasu Menon seperti dikutip CNBC. Menon mengutip faktor-faktor seperti tensi antara USA-China serta rilis data ekonomi mendatang yang diperkirakan akan membawa sentimen variatif antara baik dan buruk. Dia menambahkan bahwa investor harus mempersiapkan diri untuk pasar yang bergejolak.

Market saham Tiongkok bergerak menguat di penutupan perdagangan. Indeks Shanghai Composite menguat 1,75 persen ke 3.367. Sementara Indeks Shenzhen Component melaju 2,395 persen ke 13.964.

Survei yang dirilis terhadap perusahaan swasta menunjukkan aktivitas manufaktur meningkat di bulan Juli. Caixin/Markit Manufacturing Purchasing Manager's Index di periode tersebut ke level 52,8 di atas perkiraan sebesar 51,3 poin.
Indeks Hang Seng melemah 1 persen pada final perdagangan. Indeks Kospi (Korsel) sebagian menguat ke level 2.251.
Di bursa saham Jepang, Indeks Nikkei 225 menguat 2,24 persen ke 22.195 saat akhir. Indeks Topix naik 1,78 persen ke 1.522.
Adapun market saham Australia flat. Indeks S&P/ASX200 finis pada posisi 5.926. Patokan indeks market regional, MSCI Asia Pacific Index melemah 0,5 persen.
Indeks dolar AS naik ke level 93,611 dari posisi sebelumnya di level 93.
Kurs yen melemah tipis terhadap USD ke level 105,90 dari sesi sebelumnya di posisi 105.
Nilai tukar dolar Australia melorot ke level $0,7114 dari sesi sebelumnya di posisi $0,72.

Bursa Eropa
Market saham Eropa berubah variatif beberapa menit setelah sesi awal pada perdagangan hari Senin (3/8) pagi waktu setempat seiring dimulainya rilis kinerja emiten. Sementara anggota DPR USA mencoba untuk menyepakati paket bantuan stimulus bagi kasus baru pandemi virus corona.
Indeks DAX (Jerman) +0,47% pada level 12.371.
Indeks FTSE (Inggris) -0,57% ke posisi 5.864.
Indeks CAC (Perancis) -0,25% di level 4.771.

Minyak
Harga minyak melorot pada perdagangan hari Senin (03/8) sore di tengah kekhawatiran terhadap over supply karena OPEC dan sekutunya memangkas pemangkasan produksi pada bulan Agustus dan kenaikan kasus covid-19 global menunjukkan perlambatan kenaikan demand BBM.
Minyak WTI melemah 34 sen ke level USD39,93 per barel. Sedangkan minyak Brent kehilangan 27 sen ke posisi USD43,25 per barel. (06.42 GMT)

(cnbc/reuters/idx/)

Sumber : Admin

#YukNabungETF 

#IPOTKaryaAnakBangsa 

#BanggaPakeIPOT 

#IPOTPionner


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author