Bursa Siang: Sambut Data Inflasi Nasional IHSG ke Zona Merah

Bursa Siang: Sambut Data Inflasi Nasional IHSG ke Zona Merah

Posted by Written on 02 November 2020


Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) berakhir lemah pada akhir perdagangan hari Senin (2/11). IHSG berkurang -0,26 persen (-14 poin) ke posisi 5.115. Sepanjang sesi IHSG berada di teritori negatif.

Indeks LQ45 -0,24% ke 788.

Indeks IDX30 -0,21% ke 427.

Indeks IDX80 -0,36% ke 113.

Jakarta Islamic Indes (JII) -1,01% ke 540.

Indeks Kompas100 -0,33% ke 1.017.

Indeks Sri Kehati -0,24% ke 316.

Indeks SMInfra18 -1,39% ke 237.

Saham Teraktif: BHITTLKMANTMWIIMBBNIBBRISAME

Saham Top Gainers LQ45: INCOANTMBMRIERAABTPSITMGMDKA

Saham Top Losers LQ45: INTPINKPTKIMCPINASIIHMSPSRIL

Nilai transaksi Rp9,57 triliun. Volume perdagangan sebanyak 112,88 juta lot saham. Investor asing net sell Rp496,31 miliar.

Nilai tukar rupiah melemah 0,10 persen ke level Rp14.640 terhadap USD (03.30 PM).


Bursa Asia

Market saham Asia menguat pada akhir perdagangan hari Senin (2/11), terhenti dari posisi terendah sebulan terakhir tertolong data akvitas pabrik China yang menguat tersignifikan dalam 1 dekade terakhir. Sementara itu harga minyak tergelincir karena banyak negara Eropa menerapkan lockdown akibat lonjakan kasus virus corona.

"Pelaku pasar melihat ke arah kuartal keempat dan awal tahun 2021 dimana prospek pertumbuhan tampak suram mengingat kebijakan lockdown di Eropa," demikian penilaian Tim Riset Perpetual.

Tim Analis tersebut menyatakan pertumbuhan ekonomi Eropa turun -1 persen akan berdampak PDB global turun -0,5 persen selama 12 bulan berikutnya.

Market saham China finis ke zona hijau. Indeks Shanghai Composite naik tipis ke level 3.225. Sementara Indeks Shenzhen Component menguat 1,393 persen ke 13.420. Indeks Hang Seng di bursa Hong Kong ikut terkerek, naik 1,4 persen.

Indeks PMI (sektor manufaktur) di China periode Oktober ke level 53,6 lebih tinggi dari perkiraan para analis sebesar 53,0.
Di bursa saham Australia Indeks S&P/ASX200 closing menanjak 0,4 persen pada posisi 5.951.
Indeks Nikkei 225 di bursa saham Jepang melaju naik 1,39 persen ke 23.295. Sementara Indeks Topix melaju sebesar 1,81 persen ke 1.607. Adapun Indeks Kospi di pasar Korsel bertengger di area positif. Kospi naik 1,46 persen dan berakhir ke 2.300.
Sementara indeks acuan regional, MSCI Asia Pasifik (tidak termasuk bursa Jepang) menguat 0,58 persen.
Indeks dolar AS menguat ke posisi 94,114 dari level sebelumnya di 93.
Kurs yen melemah di posisi 104,75 dibanding sesi sebelumnya di posisi 104,4.
Nilai tukar dolar Australia turun ke $0,7003 dari sesi sebelumnya pada posisi $0,708.

Bursa Eropa
Market saham Eropa ke zona pelemahan saat menit-menit awal pada perdagangan hari Senin (2/11) pagi waktu setempat. Para pemodal mempersiapkan diri untuk antisipasi sentimen pilpres di USA pada hari Selasa pekan ini serta mencermati perkembangan kasus virus corona.
Indeks DAX (Jerman) -8 poin ke posisi 11.563.
Indeks FTSE (Inggris) -33 poin pada level 5.557.
Indeks CAC (Perancis) -2 poin di posisi 4.596.

Minyak
Harga minyak turun signifikan pada perdagangan hari Senin (2/11) di pasar komoditas Asia di tengah kecemasan bahwa lockdown akibat meluasnya virus corona di seluruh Eropa akan memperlemah demand terhadap BBM. Para trader bersiap menghadapi turbulensi selama pekan pemilu presiden di USA.
Minyak WTI drop USD1,41 ke harga USD34,38 per barel. Minyak Brent melemah USD1,34 ke harga USD36,60 per barel. (pkl 04.10 GMT).

(cnbc/reuters/idx/mk)

Sumber : Admin
#YukNabungETF 

#IPOTKaryaAnakBangsa 

#BanggaPakeIPOT 

#IPOTPionner


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author