Bursa Siang: Pilpres USA Ketat Tahan Penguatan Market Regional, IHSG Bertahan Hijau

Bursa Siang: Pilpres USA Ketat Tahan Penguatan Market Regional, IHSG Bertahan Hijau

Posted by Written on 04 November 2020


Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) bertahan di teritori positif pada akhir perdagangan sesi 1 hari Rabu (4/11). IHSG menguat +0,13 persen (+6 poin) ke posisi 5.166.

Indeks LQ45 -0,21% ke 793.

Indeks IDX30 -0,17% ke 430.

Indeks IDX80 -0,20% ke 113.

Jakarta Islamic Indes (JII) +0,37% ke 548.

Indeks Kompas100 -0,15% ke 1.025.

Indeks Sri Kehati -0,09% ke 319.

Indeks SMInfra18 +0,31% ke 239.

Saham Teraktif: PNBSTRINBRISTLKMDKFTANTMBBRI

Saham Top Gainers LQ45: SMGRTLKMMNCNUNVRANTMICBPINDF

Saham Top Losers LQ45: MDKAERAAKLBFHMSPWIKAPGASUNTR

Nilai transaksi Rp4,14 triliun. Volume perdagangan sebanyak 80,23 juta lot saham. Investor asing net buy Rp121,54 miliar.

Nilai tukar rupiah bangkit naik 0,26 persen ke level Rp14.547 terhadap USD (12.00 PM).


Bursa Asia

Market saham Asia ke zona penguatan di sesi siang pada perdagangan hari Rabu (4/11) meskipun diwarnai kegelisahan para pelaku pasar. Laju market regional tertahan seiring hasil pilpres USA menunjukkan raihan suara yang ketat ditandai belum ada pemenang yang jelas terlihat.

Indeks Hang Seng di bursa Hong Kong melandai. Market saham China bergerak ke zona hijau. Indeks Shanghai Composite stagnan di atas flatline. Sementara Indeks Shenzhen Component menguat 0,306 persen.

Indeks sektor jasa China mendaki naik di periode Oktober ke level 56,8 poin.
Pasca libur, Indeks Nikkei 225 menguat 2,09 persen dan Indeks Topix melesat 1,51 persen. Di pasar saham Korsel, Indeks Kospi menguat 0,75 persen.
Sedangkan di pasar saham Australia, Indeks S&P/ASX200 juga menguat sebesar 0,13 persen. Data penjualan ritel Australia periode September berubah arah melemah 1,1 persen
Sementara indeks acuan regional, MSCI Asia Pasifik (tidak termasuk bursa Jepang) menguat 0,1 persen.
Indeks dolar AS menguat ke posisi 93,967 dari level sebelumnya di 93,092.
Kurs yen melorot di posisi 105,07 dibanding sesi sebelumnya di posisi 104,35.
Nilai tukar dolar Australia turun ke $0,7115 dari sesi sebelumnya pada posisi $0,7221.

Minyak
Harga minyak menguat signifikan saat sesi pagi pada perdagangan hari Rabu (4/11) di pasar komoditas Asia. Hal ini terjadi setelah data industri menunjukkan persediaan minyak di USA turun tajam. Namun para analis menilai ketidakpastian merayap ke pasar di tengah naiknya ketegangan atas hasil pilpres di USA.
Minyak WTI up 71 sen ke harga USD38,37 per barel. Minyak Brent melaju 64 sen ke harga USD40,35 per barel. (pkl 01.57 GMT).
(cnbc/reuters/idx/mk)

Sumber : Admin
#YukNabungETF 

#IPOTKaryaAnakBangsa 

#BanggaPakeIPOT 

#IPOTPionner


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author