Bursa Sore: Aksi Beli Jelang Imlek Dorong Market Asia, IHSG Menyerah

Bursa Sore: Aksi Beli Jelang Imlek Dorong Market Asia, IHSG Menyerah

Posted by Written on 09 February 2021


Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) menyusut pada perdagangan hari Selasa (9/2). IHSG terkoreksi turun -0,44 persen (-28 poin) pada posisi 6.181.

Indeks LQ45 -0,76% ke 950.

Indeks IDX30 -0,81% ke 504.

Indeks IDX80 -1,24% ke 136.

Jakarta Islamic Indeks (JII) -1,51% ke 636.

Indeks Kompas100 -0,82% ke 1,231.

Indeks Sri Kehati -0,31% ke 373.

Indeks SMInfra18 -2,08% ke 306.

Saham Teraktif: ANTMASRIELSABUMIBMRIFPNIBEKS

Saham Top Gainers LQ45: ERAABBRITPIAMDKAJPFABBCA

Saham Top Losers LQ45: GGRMEXCLINTPBTPSPTBAADROACES

Nilai transaksi Rp19,20 triliun. Volume perdagangan sebanyak 188,72 juta lot saham. Investor asing net sell Rp441,08 miliar.

Nilai tukar rupiah melaju tipis 0,05 persen ke level Rp13.995 terhadap USD (03.30 PM).


Bursa Asia

Pasar saham Asia melaju kuat pada perdagangan hari Selasa (9/2). Penguatan pasar saham Asia ini seiring seiring transaksi yang disebut perdagangan reflasi kembali terjadi di market global dimana terjadi perburuan saham, minyak dan emas.

Market saham China menjadi lokomotif penguatan pasar Asia ditopang aksi beli terhadap saham-saham blue chips.

Analis pada ING regional China Iris Pang menilai, penguatan market saham China sebagai hasil aksi beli investor menjelang libur Tahun Baru Imlek sebagai antisipasi bahwa harga akan naik setelah libur Imlek.

"Reflasi mendapat dukungan stimulus fiskal di USA dan kabar tentang vaksinasi yang masih menjadi sorotan utama pelaku pasar," demikian seperti dipaparkan Tim Riset National Australia Bank seperti dikutip Reuters.

Market saham China menguat tersignifikan se-regional. Indeks Shanghai Composite naik 2,01 persen ke level 3.603 dan Indeks Shenzhen Component menguat sebesar 2,36 persen ke 15.630. Market saham Hong Kong pun bergerak naik setelah Indeks Hang Seng mendaki 0,57 persen ke 29.485.

Sementara market Jepang ikut juga berada di zona penguatan. Indeks Nikkei 225 menguat 0,40 persen ke 29.505. Sementara Indeks Topix naik tipis 0,08 persen ke posisi 1.925. Indeks Kospi di pasar saham Korsel bergerak melemah 0,21 persen ke level 0,21 persen ke 3.084.
Namun pasar saham Australia terkoreksi turun. Indeks S&P/ASX200 drop 0,86 persen ke 6.821 setelah sebagian besar sektor saham ada di zona merah. Indeks MSCI Asia Pasifik (tidak termasuk pasar saham Jepang) terdongkrak sebesar 0,54 persen.
Indeks dolar AS melemah ke level 90,710 dari posisi sebelumnya pada level 91,2.
Kurs yen melaju ke 104,81 terhadap USD dibanding level sebelumnya di posisi 105,6.
Nilai tukar dolar Australia melaju ke posisi $0,7716 terhadap USD dari level sebelumnya di $0,764.

Bursa Eropa
Market saham Eropa melandai saat menit-menit awal pada perdagangan hari Selasa (9/1) pagi waktu setempat. Pasar Eropa mencermati trend di Asia dan USA saat awal perdagangan.
Indeks DAX (Jerman) -0,03% 14.055.
Indeks FTSE 100 (Inggris) +0,04% 6.526.
Indeks CAC 40 (Perancis) +0,30% 5.703.

Minyak
Harga minyak menguat saat sesi sore pada perdagangan hari Selasa (9/2) di pasar komoditas Asia. Penguatan tersebut adalah yang tertinggi dalam 13 bulan terakhir. Penguatan ini karena pemangkasan suplai oleh produsen utama minyak serta optimisme pemulihan demand BBM menopang pasar energi.
Minyak WTI naik 40 sen ke harga USD58,37 per barel. Minyak Brent naik 50 sen ke harga USD61,06 per barel. (pkl 07.21 GMT).

(cnbc/reuters/idx/bloomberg)

Sumber : Admin

#YukNabungETF 

#IPOTKaryaAnakBangsa 

#BanggaPakeIPOT 

#IPOTPionner


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author