Bursa Pagi: Global-Regional Mixed, Tekanan Bearish Berisiko Hambat Laju IHSG

Bursa Pagi: Global-Regional Mixed, Tekanan Bearish Berisiko Hambat Laju IHSG

Posted by Written on 10 February 2021


Ipotnews - Bursa saham Asia, Rabu (10/2), dibuka mixed cenderung menguat, berusaha melawan tekanan tren pelemahan indeks acuan di bursa saham utama Eropa dan Wall Street, di tengah harapan stimulus fiskal AS yang diprediksi akan segera terwujud.

Indeks MSCI Asia-Pasifik ex-Jepang naik 0,11%. China dijadwalkan akan merilis data inflasi hari ini.
Perdagangan saham hari ini dibuka dengan mencatatkan kenaikan indeks ASX 200, Australia sebesar 0,2%. Penguatan indeks berlanjut 0,27% (18,20 poin) menjadi 6.839,40 pada pukul 8:15 WIB.

Indeks Kospi, Korea Selatan dibuka cenderung mendatar di kisaran level 3.084, dan bergerak menguat 0,16% ke posisi 3.089,55.

Indeks Nikkei 225, Jepang melemah 0,25% (-72,70 poin) ke level 29.433,23, setelah dibuka turun 0,44%, dan Topix melemah 0,28%. Harga saham Toyota melaju 0,83% setelah perusahaan  start-up  Aurora mengumumkan akan berkolaborasi untuk membangun mobil  self-driving.

Indeks Hang Seng, Hongkong dibuka melompat 1,09% (320,00 poin) ke level 29.796,19 pada pukul 8:35 WIB. Indeks Shanghai Composite, China menguat 0,25% menjadi 3.612,61.

Pembukaan Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) dihadapkan pada tren pergerakan indeks saham global-regional yang bervariasi, setelah gagal melanjutkan tren  bullish  pada sesi perdagangan kemarin dan ditutup turun 0,44% menjadi 6.181. Harga ETF saham Indonesia ( EIDO ) di New York Stocks Exchange melorot 1,12% ke level USD23.81.

Beberapa analis memperkirakan pergerakan IHSG hari ini akan kembali tertekan, berisiko membentuk tren bearish.  Sejumlah indikator pergerakan indeks memperlihatkan adanya kemungkinan pelemahan lanjutan, menjenuh di area overbought .

Tim Riset Indo Premier berpendapat, terkoreksinya mayoritas indeks di bursa Wall Street yang dipicu oleh aksi  profit taking investor diprediksi akan menjadi sentimen negatif di pasar. Sementara itu naiknya beberapa harga komoditas seperti CPO, nikel, timah dan aksi akusisi Bank BRI terhadap Pegadaian dan PNM berpeluang menjadi sentimen positif di pasar.

IHSG diprediksikan bergerak bervariasi cenderung menguat dengan support di level 6,130 dan resistance di level 6,230. 

Beberapa ekuitas yang direkomendasikan, antara lain;

  • Saham: ASRI (Buy). Support: Rp226 , Resist: Rp246, BBRI (Buy). Support: Rp4,500, Resist: Rp4,740, 

    JPFA (Buy). Support: Rp1,430, Resist: Rp1,500, RALS (Buy). Support: Rp705, Resist: Rp745.

  • ETF: XIIC (Sell). Support: Rp996, Resist: Rp1,022, XIJI (Sell). Support: Rp633, Resist: Rp655, 

    XPES (Sell). Support: Rp398, Resist: Rp410.


Amerika Serikat dan Eropa

Perdagangan saham di bursa Wall Street pagi tadi berakhir cenderung melemah, menghentikan reli sepanjang bulan ini. Investor melepas sejumlah portofolio setelah reli yang kuat didorong optimisme peluncuran vaksin Covid. Bank of America mengatakan koreksi pasar bisa terjadi karena kenaikan baru-baru ini telah menunjukkan tanda-tanda overheating. Anggota parlemen di Washington tampaknya bergerak lebih dekat menuju RUU bantuan ekonomi lainnya. Presiden Joe Biden, bertemu dengan Menteri Keuangan Janet Yellen dan sejumlah CEO perusahaan terbesar di Oval Office untuk membahas rencana stimulus USD1,9 triliun dan prospek ekonomi. Pasar menunggu rilis Indeks Harga Konsumen AS yang diekspektasikan akan naik 0,3 (mtm), atau 1,5% (yoy)

Indeks Nasdaq Composite mencapai rekor tertinggi baru didorong kenaikan saham Apple, Amazon dan Alphabet di awal sesi, namun berakhir turun. Sementara Facebook, Netflix, dan Tesla melanjutkan kenaikan ke posisi tertinggi sepanjang masa. Russell 2000, indeks saham berkapitalisasi kecil naik 0,4%, membukukan rekor tertinggi baru, memperpanjang reli 2021 lebih dari 16%. Sektor siklikal, yang unggul dalam beberapa pekan terakhir, memimpin penurunan. Sektor energi melorot 1,5%, mengupas kenaikan bulanan menjadi 11,1%. Sektor material juga mencatat pelemahan.

  • S&P 500 melemah 0,11% (-4,36 poin menjadi 3.911,23).

  • Dow Jones Industrial Average turun tipis 0,03% (-9,93 poin) di posisi 31.375,83.

  • Nasdaq Composite menguat 0,14% (20,06 poin) ke level 14.0007,70.
Bursa saham utama Eropa tadi malam juga ditutup cenderung berkurang, karena reli global tampaknya mulai kehabisan tenaga. Pakar kesehatan dan pejabat pemerintah menyoroti vaksin AstraZeneca-University of Oxford, setelah uji coba skala kecil yang menunjukkan bahwa vaksin itu menawarkan "perlindungan minimal" terhadap penyakit ringan yang disebabkan oleh varian virus Afrika Selatan. UE menyatakan telah menyelesaikan kesepakatan dengan Pfizer dan BioNTech untuk pasokan tambahan 300 juta dosis vaksin Covid.

Indeks STOXX 600 sedikit melemah 0,09% menjadi 410,42, dengan sebagian besar sektor dan bursa utama ditutup di teritori negatif. Saham raksasa migas asal Prancis, Total, merosot 1,8% setelah melaporkan kejatuhan laba tahunan, yang lebih besar dari ekspektasi. Saham pabrikan obat Finlandia, Orion anjlok 8,8% setelah gagal memenuhi ekspektasi laba. Saham alat bantu dengar Demant,Denmark, Demant, melesat 11,8% karena mengalahkan ekspektasi laba. AMS, terpelesat 7,1% meski mencatat lonjakan penjualan tahun 2020.

  • DAX 30 Jerman turun 0,34% (-48,11 poin) menjadi 14.011,80.

  • FTSE 100 Inggris naik 0,12% (8,03 poin) ke level 6.531,56.

  • CAC 40 Prancis menguat 0,10% (5,51 poin) ke posisi 5.691,54.

Nilai Tukar Dolar AS

Nilai tukar dolar AS terhadap sejumlah mata uang dunia di pasar uang New York pagi tadi ditutup melemah, ke posisi terendah dua pekan. Sentimen risiko meningkat di tengah kenaikan pasar saham di awal sesi perdagangan dan penguatan imbal hasil US Treasury. Analis mengatakan, ada ekspektasi yang tinggi bahwa paket stimulus AS sebenarnya akan lebih tinggi dari perkiraan. Partai Demokrat di Kongres Amerika bergerak cepat menuju paket bantuan Covid-19 senilai USD1,9 triliun yang diusulkan Joe Biden. Sejumlah analis mengatakan, belanja fiskal yang masif dan berlanjutnya kebijakan moneter longgar The Fed akan menekan dolar.

Rilis data ketenagakerjaan Amerika yang mengecewakan, akhir pekan lalu, menghentikan reli dua pekan yang mengangkat Indeks DXY ke level tertinggi lebih dari dua bulan di 91,60. Yen, euro, dan poundsterling menguat terhadap dolar AS. Indeks Dolar (Indeks DXY), ukuran kurs  greenback  terhadap sekeranjang mata uang enam negara maju, turun 0,6% menjadi 90,54.


Nilai Tukar Dolar AS di Pasar Spot

CurrencyValueChange% ChangeTime (ET)
Euro (EUR-USD)1.21190.00000.00%6:26 PM
Poundsterling (GBP-USD)1.38170.000.00%6:26 PM
Yen (USD-JPY)104.54-0.05-0.05%6:26 PM
Yuan (USD-CNY)6.4353-0.0133-0.21%10:29 AM
Rupiah (USD-IDR)13,995.00-7.50-0.05%2:59 AM

Sumber : Bloomberg.com, 9/2/2021 (ET)


Komoditas

Harga minyak mentah West Texas Intermediate dan Brent North Sea di bursa komoditas New York Mercantile Exchange dan London ICE Futures Exchanges hingga pagi bergerak menguat, dan ditutup dengan mencatatkan kenaikan ketujuh berturut-turut. Harga minyak mentah menyentuh level tertinggi sejak Januari 2020 karena investor terus berspekulasi permintaan bahan bakar akan melonjak sementara OPEC Plus membatasi pasokan. Pelemahan dolar iktu mendongkrak harga minyak.

Pasar menguat sejak November setelah vaksin Covid-19 didistribusikan di seluruh dunia, dan karena pemerintah serta bank sentral merilis paket stimulus besar untuk meningkatkan aktivitas ekonomi. Eksportir utama Arab Saudi membatasi pasokan pada Februari dan Maret. AS menurunkan prospek produksi minyak mentah pada 2021 menjadi 11,02 juta bph dari perkiraan sebelumnya 11,1 juta bph.

  • Harga minyak mentah berjangka Brent, naik 53 sen (0,9%) menjadi USD61,06 per barel.

  • Harga minyak WTI untuk pengiriman Maret naik 39 sen (0,7%) menjadi USD58,36 per barel.
Harga emas di bursa berjangka COMEX New York Mercantile Exchange pagi tadi juga ditutup menguat. Penurunan dolar dan harapan lebih banyak stimulus fiskal AS meningkatkan daya tarik emas sebagai indung nilai inflasi. Anggota parlemen AS mendorong paket bantuan Covid-19 senilai USD1,9 triliun melalui Kongres tanpa dukungan Partai Republik, dan RUU tersebut kemungkinan akan disahkan sebelum 15 Maret.

Investor menunggu pidato Chairman The Fed, Jerome Powell, di acara virtual Economic Club of New York, Rabu petang. Harga logam berharga lainnya; platinum melonjak 1,6% menjadi USD1.175,42 per ounce, perak turun 0,1% menjadi USD27,22 per ounce, dan paladium melemah 0,5% menjadi USD2.320,48 per ounce.

  • Harga emas di pasar spot naik 0,3% menjadi USD1.835,24 per ounce.

  • Harga emas berjangka AS meningkat 0,2% menjadi USD1.837,50 per ounce.

(AFP, CNBC , Reuters)

#YukNabungETF 

#IPOTKaryaAnakBangsa 

#BanggaPakeIPOT 

#IPOTPionner


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author