Bursa Sore: Sinyal Pemulihan Global Topang Market Regional Serta IHSG

Bursa Sore: Sinyal Pemulihan Global Topang Market Regional Serta IHSG

Posted by Written on 15 February 2021


Ipotnews - Kekuatan Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) bertahan sampai akhir perdagangan hari Senin (15/2). IHSG menanjak +0,77 persen (+47 poin) pada posisi 6.270.

Laju IHSG terkerek pasar regional yang melaju kencang seiring program vaksinasi virus corona yang dinilai berhasil. Keberhasilan ini mendorong ekspektasi pemulihan ekonomi. Sementara data neraca perdagangan RI yang mencatat surplus ikut menjadi katalis positif.

Indeks LQ45 +0,81% ke 961.

Indeks IDX30 +0,77% ke 510.

Indeks IDX80 +0,94% ke 138.

Jakarta Islamic Indes (JII) +0,79% ke 646.

Indeks Kompas100 +0,69% ke 1,243.

Indeks Sri Kehati +0,33% ke 375.

Indeks SMInfra18 +1,26% ke 312.

Saham Teraktif: AGIIBULLASRIBMTRBEKSBHATAKRA

Saham Top Gainers LQ45: BTPSBBTNPGASSMRAPTPPINKPPWON

Saham Top Losers LQ45: INTPUNTRBBCAINCOITMGMDKAMIKA

Nilai transaksi Rp12,26 triliun. Volume perdagangan sebanyak 137,56 juta lot saham. Investor asing net sell Rp693,49 miliar.

Nilai tukar rupiah menguat 0,45 persen ke level Rp13.910 terhadap USD (03.30 PM).


Bursa Asia

Pasar saham Asia melaju kencang pada perdagangan hari Senin (15/2) seiring keberhasilan program vaksinasi virus corona global sehingga meningkatkan harapan pada pemulihan ekonomi secara cepat. Harga minyak melonjak seiring tensi di Timur Tengah yang meningkat.

Pandemi corona di USA melambat karena rata-rata kasus mingguan turun ke level terendah dalam hampir sebulan terakhir. GDP Jepang, Singapur dan Thailand dilaporkan lebih baik dari perkiraan, mendorong harapan pemulihan dari pandemi.

Analis Natixis Investment Managers Solutions, Esty Dwek menilai reflasi perdagangan bersiap terus berlanjut mengumpulkan kekuatan dibarengi penyebaran vaksin serta belanja fiskal masif oleh Pemerintahan Joe Biden.

Dwek menambahkan yield (US Treasury) kemungkinan lanjut meningkat dan perburuan terhadap sektor siklikal akan berkelanjutan.

"Dalam pandangan Kami, selama kenaikan inflasi berjalan secara bertahap, pasar saham mampu terus berkinerja baik. Tetapi pergerakan yang tidak tepat waktu akan merugikan sentimen investor," ujar Esty Dwek, Analis pada Natixis Investment Managers Solutions seperti dikutip Reuters.

Di pasar saham Jepang, Indeks Nikkei 225 berhasil ke zona hijau, naik 1,91 persen ke posisi 30.084 saat akhir perdagangan. Indeks Topix mengekor penguatan tersebut, naik 1,04 persen ke 1.953. Nikkei 225 melampaui level 30.000 untuk pertama kali dalam 30 tahun terakhir.

Pemerintah Jepang hari ini merilis data pertumbuhan ekonomi. Jepang mencatat pertumbuhan ekonomi sebesar 12,7 persen (YoY). Rilis pendahuluan GDP kuartal IV tersebut tampak lebih tinggi dari perkiraan sebesar 9,5 persen.
Indeks Kospi di pasar saham Korsel menanjak kuat sebesar 1,5 persen finis ke 3.147. Sementara Indeks S&P/ASX200 menguat 0,91 persen ke 6.868. Indeks acuan regional, MSCI Asia Pacific Index (tidak termasuk pasar saham Jepang) meningkat 0,57 persen.
Market saham China, Hong Kong, Taiwan serta USA libur nasional.
Indeks dolar AS melemah ke level 90,344 dari posisi sebelumnya pada level 91,2.
Kurs yen melorot ke 105,09 terhadap USD dibanding level sebelumnya di posisi 104,8.
Nilai tukar dolar Australia melaju ke posisi $0,778 terhadap USD dari level sebelumnya di $0,772.

Bursa Eropa
Market saham Eropa ke zona hijau saat menit-menit awal pada perdagangan hari Senin (15/2) pagi waktu setempat usai rally di pasar Asia seiring keberhasilan program vaksinasi virus corona mendorong harapan pemulihan ekonomi global.
Indeks DAX (Jerman) +0,42% pada level 14.108.
Indeks FTSE 100 (Inggris) +0,69% di posisi 6.635.
Indeks CAC 40 (Perancis) +0,56% ke level 5.735.

Minyak
Harga minyak menguat pada perdagangan hari Senin (15/2) di pasar komoditas Asia, menyentuh harga tertinggi dalam 13 bulan terakhir Pencapaian ini terjadi seiring ketakutan pada naiknya tensi di Timur Tengah mendorong pembelian baru. Sementara ekspektasi stimulus fiskal USA dan pelonggaran lockdown akan meningkatkan demand BBM.
Minyak WTI menanjak USD1,28 ke harga USD60,75 per barel. Minyak Brent melonjak USD1,09 ke harga USD63,52 per barel. (pkl 04.28 GMT).

(cnbc/reuters/idx/bloomberg)

Sumber : Admin
#YukNabungETF 

#IPOTKaryaAnakBangsa 

#BanggaPakeIPOT 

#IPOTPionner


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author