Bursa Siang: Market Regional Tertekan Setelah Investor Menahan Diri, IHSG Juga Terkoreksi

Bursa Siang: Market Regional Tertekan Setelah Investor Menahan Diri, IHSG Juga Terkoreksi

Posted by Written on 24 February 2021


Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) melorot ke teritori negatif pada akhir perdagangan sesi I hari Rabu (24/2). IHSG tergelincir turun -0,25 persen (-16 poin) pada posisi 6.257.
Indeks LQ45 -0,41% ke 955.
Indeks IDX30 -0,28% ke 508.
Indeks IDX80 -0,36% ke 137.
Jakarta Islamic Indes (JII) -0,78% ke 632.
Indeks Kompas100 -0,49% ke 1,224.
Indeks Sri Kehati -0,32% ke 372.
Indeks SMInfra18 -0,76% ke 308.
Saham Teraktif: AGROBANKANTMBBRIBRISELSADGNS

Saham Top Gainers LQ45: BBTNBBNIBSDEINDFPWONICBPBMRI

Saham Top Losers LQ45: INTPMDKAITMGASIIBTPSBBCAPTPP

Nilai transaksi Rp10,05 triliun. Volume perdagangan sebanyak 216,41 juta lot saham. Investor asing net buy Rp118,06 miliar.
Nilai tukar rupiah melaju tipis 0,04 persen ke level Rp14.087 terhadap USD (12.00 PM).

Bursa Asia
Sebagian besar pasar saham Asia ke zona merah pada perdagangan sesi siang hari Rabu (24/2). Investor berubah bersikap hati-hati meskipun the Fed berupaya meredakan kekhawatiran seputar kenaikan suku bunga dan inflasi.
Chairman the Fed Jerome Powell dalam testimoni di Kongres USA menyatakan ekonomi USA masih jauh dari target lapangan kerja dan inflasi. Kata Powell, USA kemungkinan butuh waktu untuk mencapai kemajuan substansial lebih lanjut. Menurutnya inflasi masih lambat dan The Fed berkomitmen pada kebijakan saat ini.
Analis National Australia Bank, Tapas Strickland menilai, the Fed mengambil penilaian bervariatif seputar lonjakan yield US Treasury. "Powell telah berhasil mengelola pergerakan pasar yang mendukung, tetapi tidak menambahkannya dengan mengulangi sikap dovishnya," ujarnya seperti dikutip CNBC.
Bursa saham Jepang pasca libur ke zona merah. Indeks Nikkei 225 turun 0,8 persen. Sedangkan Indeks Topix drop 1,2 persen. Sementara Indeks Kospi (Korsel) juga zona negatif, turun 0,64 persen. Indeks Kosdaq tumbang 0,74 persen.
Pasar saham China tertekan saat sesi siang. Indeks Shanghai Composite melemah 1,55 persen. Sedangkan Indeks Shenzhen Component melemah 1,86 persen. Pelemahan juga terjadi pada Indeks Hang Seng (Hong Kong), drop sebesar 1,92 persen.
Sedangkan Indeks S&P/ASX200 di pasar saham Australia terkoreksi sebesar 0,78 persen seiring pelemahan sebagian besar sektor saham. Sektor finansial turun 0,4 persen. Saham finansial di antaranya ANZ turun 0,86 persen. Commonwealth Bank turun 0,71 persen. Westpac drop 0,58 persen. National Australia Bank naik 0,68 persen.
Indeks dolar AS menguat ke level 90,106 dari posisi sebelumnya pada level 89,982.
Kurs yen ke posisi ke 105,50 terhadap USD.
Nilai tukar dolar Australia melemah naik ke posisi $0,7916 terhadap USD dari level sebelumnya di $0,7944.

Minyak
Harga minyak melemah saat sesi pagi pada perdagangan hari Rabu (24/2) di pasar komoditas Asia. Data yang dirilis pemerintah USA menunjukkan persediaan minyak negara tersebut secara tak terduga meningkat per pekan lalu. Cuaca dingin ekstrim di Selatan USA menahan demand minyak dari kilang yang terpaksa tutup.
Minyak WTI down 55 sen ke harga US61,12 per barel. Minyak Brent turun 38 sen ke harga USD64,99 per barel. (pkl 01.36 GMT).

(cnbc/reuters/idx/bloomberg)

Sumber : Admin
#YukNabungETF 

#IPOTKaryaAnakBangsa 

#BanggaPakeIPOT 

#IPOTPionner


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author