Bursa Siang: Komitmen Dovish The Fed Perkuat Market Regional, IHSG Turut Bangkit

Bursa Siang: Komitmen Dovish The Fed Perkuat Market Regional, IHSG Turut Bangkit

Posted by Written on 25 February 2021


Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) bangkit mengarah ke teritori positif pada akhir perdagangan sesi I hari Kamis (25/2). IHSG menguat +0,53 persen (+32 poin) ke posisi 6.283.

Indeks LQ45 +0,14% ke 952.

Indeks IDX30 +0,13% ke 507.

Indeks IDX80 +0,33% ke 137.

Jakarta Islamic Indes (JII) +0,92% ke 635.

Indeks Kompas100 +0,33% ke 1,224.

Indeks Sri Kehati -0,11% ke 370.

Indeks SMInfra18 +0,94% ke 309.

Saham Teraktif: BANKBBKPBRISANTMFRENASIIBGTG

Saham Top Gainers LQ45: JPFAUNTRMDKA

AKRABTPSMNCNPWON

Saham Top Losers LQ45: GGRMJSMRSMGRBMRIBBCABBRITBIG

Nilai transaksi Rp8,93 triliun. Volume perdagangan sebanyak 160,91 juta lot saham. Investor asing net sell Rp124,06 miliar.

Nilai tukar rupiah stagnan ke level Rp14.084 terhadap USD (12.00 PM).


Bursa Asia

Pasar saham Asia bangkit ke zona hijau pada perdagangan sesi siang hari Kamis (25/2). Hal ini terjadi setelah Chairman the Fed Jerome Powell menegaskan kembali bahwa suku bunga akan tetap rendah dalam jangka waktu lama. Ini menenangkan kekhawatiran pasar bahwa kenaikan inflasi dapat mendorong bank sentral untuk memperketat moneter.

Powell dalam testimoni hari kedua di Kongres USA menegaskan kembali janji the Fed untuk mengembalikan ekonomi USA ke pasar lapangan kerja secara penuh dan tidak khawatir tentang inflasi kecuali harga secara terus menerus dan mengganggu.

"Powel mengatakan akan membutuhkan waktu tiga tahun untuk mencapai target inflasi yang pada dasarnya menegaskan kembali bahwa the Fed akan menaikkan suku bunga pada 2023," kata Norihiro Fujito, Analis Mitsubishi UFJ Morgan Stanley Securities seperti dikutip Reuters.

Menurut dia, likuiditas investor akan mengalir lagi ke pasar saham dan itu lebih dari sekadar mengimbangi aspek negatif apapun dari kenaikan yield di pasar surat utang.

Penguatan terjadi di pasar saham Korsel. Indeks Kospi naik terkuat se-regional setelah menguat 2,75 persen.

Begitu pula dengan Indeks Hang Seng (Hong Kong) melaju 2,15 persen.

Hal yang sama juga terjadi di pasar saham Jepang. Indeks Nikkei 225 menguat 1,6 persen dengan didukung saham papan atas SoftBank Group naik 4 persen. Indeks Topix naik 1,4 persen.
Pasar saham China mengarah ke teritori positif saat sesi siang. Indeks Shanghai Composite naik 1 persen. Indeks Shenzhen Component mendaki sebesar 0,772 persen.
Indeks S&P/ASX 200 naik 1,09 persen. Sedangkan Indeks acuan regional, MSCI Asia Pasifik (tidak termasuk bursa Jepang) naik 1,74 persen.
Indeks dolar AS drop ke level 89,987 dari posisi sebelumnya pada level 90,8.
Kurs yen drop ke posisi ke 105,92 terhadap USD dari level sebelumnya di 105,6
Nilai tukar dolar Australia melaju naik ke posisi $0,7967 terhadap USD dari level sebelumnya di $0,784.

Minyak
Harga minyak menanjak naik saat sesi pagi pada perdagangan hari Kamis (25/2) di pasar komoditas Asia, di dukung oleh kebijakan pelonggaran moneter dan penurunan produksi minyak USA.
Minyak WTI naik 8 sen ke harga US63,30 per barel. Minyak Brent naik 19 sen ke harga USD67,23 per barel. (pkl 04.00 GMT).

(cnbc/reuters/idx/bloomberg)
Sumber : Admin
#YukNabungETF 

#IPOTKaryaAnakBangsa 

#BanggaPakeIPOT 

#IPOTPionner


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author