Bursa Siang: Market Obligasi Jatuh, Pasar Regional Serta IHSG Tumbang

Bursa Siang: Market Obligasi Jatuh, Pasar Regional Serta IHSG Tumbang

Posted by Written on 26 February 2021


Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) terjun ke pelemahan signifikan pada akhir perdagangan sesi I hari Jumat (26/2). IHSG melorot -1,33 persen (-84 poin) ke posisi 6.205.

Indeks LQ45 -1,32% ke 939.

Indeks IDX30 -1,25% ke 500.

Indeks IDX80 -1,63% ke 134.

Jakarta Islamic Indes (JII) -1,97% ke 621.

Indeks Kompas100 -1,34% ke 1,208.

Indeks Sri Kehati -0,88% ke 366.

Indeks SMInfra18 -2,18% ke 303.

Saham Teraktif: ANTMBRISBACABANKAGROASIIBNBA

Saham Top Gainers LQ45: MNCNBBCAACES

Saham Top Losers LQ45: ITMGBBRIINDFGGRMUNVRTLKMPTBA

Nilai transaksi Rp9,59 triliun. Volume perdagangan sebanyak 147,37 juta lot saham. Investor asing net buy Rp58,16 miliar.

Nilai tukar rupiah jatuh sebesar 1,19 persen ke level Rp14.250 terhadap USD (11.30 AM).


Bursa Asia

Pasar saham Asia tergelincir pada perdagangan sesi siang hari Jumat (26/2) seiring jatuhnya pasar surat utang global. Hal ini membuat takut para investor di tengah kekhawatiran kerugian besar yang diderita dapat memicu tekanan jual ke aset lain.

Yield US Treasury tenor 10 tahun ke level 1,494 persen setelah sempat menyentuh posisi tertinggi di 1,614 persen dalam 1 tahun terakhir. Namun demikian yield masih naik 40 basis poin.

"Keruntuhan pasar fixed income sedang bergeser ke fase lebih mematikan bagi aset berisiko," kata Damien MCColough, Analis pada Westpac. Menurut dia kenaikan yield tenor panjang sebagian besar tampak sebagai cerita membaiknya ekspektasi pertumbuhan, jika ada sesuatu yang menutupi aset berisiko. "Tetapi pergerakan semalam termasuk kenaikan tajam suku bunga riil membawa ekspektasi pelepasan oleh the Fed," katanya.

Di bursa Jepang, Indeks Nikkei 225 tumbang 3,44 persen. Indeks Topix mengekor pelemahan tersebut, turun 2,71 persen. Hal yang sama juga terjadi di pasar saham Korsel setelah Indeks Kospi melemah 3,32 persen.

Indeks Hang Seng di pasar Hong Kong melemah 2,9 persen. Sedangkan tekanan juga terjadi di pasar saham China. Indeks Shanghai Composite turun 2,15 persen dan Indeks Shenzhen Component melorot 2,331 persen.
Adapun Indeks S&P/ASX200 di bursa Australia melemah 2,35 persen. Sedangkan Indeks acuan regional, MSCI Asia Pasifik (tidak termasuk bursa Jepang) drop 2,93 persen.
Indeks dolar AS drop tipis ke level 90,344 dari posisi sebelumnya pada level 90,383.
Kurs yen drop ke posisi ke 106,19 terhadap USD dari level sebelumnya di 105,6.
Nilai tukar dolar Australia melemah ke posisi $0,7833 terhadap USD dari level sebelumnya di $0,792.

Minyak
Harga minyak melorot saat sesi pagi pada perdagangan hari Jumat (26/2) di pasar komoditas Asia, seiring jatuhnya harga obligasi memicu penguatan USD. Juga karena faktor pertumbuhan (ekonomi) yang disertai kenaikan harga kembali ke level sebelum pandemi, terlebih pasokan kemungkinan sudah kembali lagi ke pasar.
Minyak WTI drop 36 sen ke harga US63,17 per barel. Minyak Brent melemah 18 sen ke harga USD66,70 per barel. (pkl 02.41 GMT).

(cnbc/reuters/idx/bloomberg)

Sumber : Admin
#YukNabungETF 

#IPOTKaryaAnakBangsa 

#BanggaPakeIPOT 

#IPOTPionner


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author