Bursa Sore: Minim Aksi Beli Membuat Market Regional Variatif, Laju IHSG Berlanjut

Bursa Sore: Minim Aksi Beli Membuat Market Regional Variatif, Laju IHSG Berlanjut

Posted by Written on 28 April 2021


Ipotnews IHSG bergerak menguat pada akhir perdagangan hari Rabu (28/4). Indeks bertambah +0,25 persen (+7 poin) ke level 5.974.

Indeks LQ45 -0,05% ke 890.

Indeks IDX30 -0,07% ke 474.

Indeks IDX80 +0,15% ke 128.

Jakarta Islamic Indes (JII) +0,82% ke 582.

Indeks Kompas100 +0,08% ke 1.136.

Indeks Sri Kehati -0,41% ke 342.

Indeks SMInfra18 +0,76% ke 295.

Saham Teraktif: FRENBKSLFREN-R, EMTKDSNGCPINCASH-W

Saham Top Gainers LQ45: JPFAMEDCPGASMNCNINCOBTPSCPIN

Saham Top Losers LQ45: ICBPKLBFMDKASMRATLKMACESUNTR

Nilai transaksi Rp9,70 triliun. Volume perdagangan sebanyak 200,65 juta lot saham. Investor asing net sell Rp474,95 miliar.

Nilai tukar rupiah melemah 0,10 persen ke level Rp14.500 terhadap USD (03.30 PM).


Bursa Asia

Pasar saham Asia bergerak bervariasi pada perdagangan hari Rabu (28/4) seiring valuasi yang sudah tinggi membuat investor enggan melakukan aksi beli di pasar saham. Hal ini terjadi menjelang rilis hasil rapat the Fed yang semakin dekat.

Imbal hasil US Treasury tenor 10 tahun kembali ke level 1,6 persen. Lonjakan harga komoditas terhenti seiring pergerakan naik yield obligasi tersebut. Tim Riset Goldman Sachs Group Inc memperkirakan komoditas akan memperpanjang reli selama 6 bulan ke depan karena ekonomi global pulih dari pandemi.

Pasr saham global berburu katalis baru. Para trader mungkin terus membutuhkan jaminan bahwa pembuat kebijakan dapat mengabaikan data ekonomi yang kuat untuk mempertahankan kebijakan suku bunga acuan tetap rendah.

"Sikap dovish the Fed sudah diperkirakan yang telah membebani yield obligasi dan dolar AS sejak awal April meskipun data ekonomi AS kuat," kata Analis Credit Agricole SA. Jean Francois Paren.

Pasar saham Jepang mampir di zona positif saat akhir sesi. Indeks Nikkei 225 menguat 0,21 persen ke 29.053. Sementara Indeks Topix juga bergerak naik sebesar 0,29 persen ke 1.909. Penjualan ritel di Jepang periode Maret naik 5,2 persen (YoY). Data tersebut lebih tinggi dari perkiraan para analis sebesar 4,7 persen.

Pasar saham Hong Kong bergerak hijau. Indeks Hang Seng menguat 0,35 persen. Sementara pasar saham China bergerak ke zona hijau. Indeks Shanghai Composite melaju 0,42 persen ke 3.457 dan Indeks Shenzhen Component menguat 0,942 persen ke 14.398.
Sedangkan Indeks S&P/ASX200 di pasar saham Australia melaju 0,44 persen ke 7.064. Inflasi Australia naik 0,6 persen di kuartal pertama. Data inflasi ini lebih kecil dari perkiraan sebesar 0,9 persen dibanding kuartal sebelumnya.
Adapun Indeks acuan regional, MSCI Asia Pacific Index (tidak termasuk pasar Jepang) bergerak turun 0,09 persen. Indeks Kospi (Korsel) melemah 1,06 persen pada posisi 3.181.
Indeks dolar AS melaju ke level 91,106 dari sesi sebelumnya di posisi 90,9.
Kurs yen melemah ke posisi ke 109,04 terhadap USD dari sesi sebelumnya pada level 108.
Nilai tukar dolar Australia melorot ke posisi $0,7737 dari sesi sebelumnya di $0,78.

Bursa Eropa
Perlahan market saham Eropa mengarah ke zona hijau saat menit-menit awal pada perdagangan hari Rabu (28/4) pagi waktu setempat. Pasar saham global wait and see pernyataan the Fed.
Indeks DAX (Jerman) +0,42% pada level 15.313.
Indeks FTSE (Inggris) +0,34% di posisi 6.968.
Indeks CAC (Perancis) +0,20% ke level 6.286.

Minyak
Harga minyak menguat sesi sore pada perdagangan hari Rabu (28/4) di pasar komoditas Asia di tengah optimisme proyeksi pemulihan demand BBM di pasar global. Sementara kasus covid19 di India yang meluas secara cepat dan stok minyak USA yang lebih tinggi dari perkiraan membatasi kenaikan harga.
Minyak WTI melaju 29 sen per barel ke harga USD62,23 per barel. Minyak Brent up 28 sen per barel ke harga USD66,70 per barel. (pkl 06.46 GMT).

(cnbc/reuters/idx/bloomberg)

Sumber : Admin

#YukNabungETF 

#IPOTKaryaAnakBangsa 

#BanggaPakeIPOT 

#IPOTPionner


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author