Bursa Sore: Pasar Asia Mencetak Reli, IHSG Ikut Melaju Kuat

Bursa Sore: Pasar Asia Mencetak Reli, IHSG Ikut Melaju Kuat

Posted by Written on 28 May 2021


Ipotnews IHSG mempertahankan posisi penguatan saat akhir perdagangan hari Jumat (28/5) setelah sempat menyentuh zona merah. IHSG masih meniti zona hijau, naik 0,12 persen (+6 poin) ke posisi 5.848.

Indeks LQ45 +0,34% ke 866.

Indeks IDX30 +0,31% ke 462.

Indeks IDX80 +0,21% ke 123.

Jakarta Islamic Indes (JII) -0,19% ke 554.

Indeks Kompas100 +0,38% ke 1.091.

Indeks Sri Kehati +0,63% ke 335.

Indeks SMInfra18 -0,50% ke 289.

Saham Paling Aktif: ANTMBMRIDMMXBNBABVICBBNIDGNS

Saham Top Gainers LQ45: INTPJPFABBRIANTMCPININCOSMGR

Saham Top Losers LQ45: BBTNMDKAINDFPWONCTRAUNVRTPIA

Nilai transaksi Rp12,92 triliun. Volume perdagangan sebanyak 232,55 juta lot saham. Investor asing net buy Rp1,30 triliun.

Nilai tukar rupiah naik tipis 0,02 persen ke level Rp14.265 terhadap USD (03.30 PM).


Bursa Asia

Reli market Asia mengkatrol penguatan market global pada perdagangan sesi sore hari Jumat (28/5). Investor berspekulasi USA akan menjadi lokomotif bagi dunia keluar dari tekanan pandemi covid-19 dibarengi fokus pada anggaran belanja USA senilai triliunan dolar AS yang dikucurkan pemerintahan Joe Biden. Market saham Jepang menjadi motor penguatan regional Asia.

Harian New York Times memberitakan pada Kamis pekan ini, bahwa Presiden Joe Biden akan butuh anggaran belanja federal senilai USD6 triliun di tahun fiskal 2022. Sehari setelahnya Gedung Putih diperkirakan akan mengungkap proposal anggaran belanjanya.

Data indikator ekonomi USA di antaranya klaim pengangguran ke arah angka paling rendah jika dihitung sejak pertengahan Maret 2020. Perusahaan-perusahaan sangat membutuhkan pekerja untuk memenuhi permintaan yang melonjak seiring pembukaan kembali aktivitas ekonomi secara cepat.

"Ini adalah situasi pasar yang meledak selama 3 pekan terakhir tetapi tidak ada yang terjadi yang menunjukkan bahwa pasar saham bullish berada di bawah ancaman yang akan datang," kata Kyle Rodda, analis dari IG yang berbasis di Melbourne seperti dikutip Reuters. Menurut Kyle, anggaran belanja yang masif secara keseluruhan baik untuk pertumbuhan global dan telah meningkatkan sentimen investor.

Indeks Hang Seng di bursa Hong Kong menguat sebagian dan berakhir di 29.124. Namun pasar saham Tiongkok ke zona merah. Indeks Shanghai Composite turun 0,22 persen ke 3.600. Indeks Shenzhen Component merosot 0,297 persen ke 14.852.

Di market saham Jepang, Indeks Nikkei 225 menguat signifikan 2,1 persen ke level 29.149 dan Indeks Topix naik 1,91 persen pada level 1.947. Adapun Indeks Kospi di Korsel melaju naik 0,73 persen ke level 3.188.
Indeks acuan regional, MSCI Asia Pasifik (tidak termasuk pasar saham Jepang) naik 0,46 persen. Market saham Australia juga unjuk kekuatan. Indeks S&P/ASX200 menguat 1,19 persen ke level 7.179.
Indeks dolar AS melaju naik tipis ke 90,009 dari level sebelumnya di 90,161.
Kurs yen merosot ke posisi ke 109,84 terhadap USD dari posisi sebelumnya pada 109,2.
Nilai tukar dolar Australia bergerak melemah ke posisi $0,7729 dari sebelumnya di $0,777.

Bursa Eropa
Pasar saham Eropa meniti zona penguatan saat menit-menit awal pada perdagangan hari Jumat (28/5) pagi waktu setempat seiring pasar saham global mendapat dorongan positif rilis data perekonomian USA yang kuat.
Indeks DAX (Jerman) +0,34% menjadi ke posisi 15.459.
Indeks FTSE (Inggris) +0,30% ke level 7.040.
Indeks CAC (Perancis) +0,30% di posisi 6.454.

Minyak
Harga minyak bergerak stagnan pada perdagangan sesi sore hari Jumat (28/5) di pasar komoditas Asia. Data ekonomi USA yang kuat dan ekspektasi rebound permintaan global di kuartal III mengimbangi kekhawatiran tentang banjir pasokan dari Iran setelah pencabutan sanksi ekspor.
Minyak WTI naik 5 sen per barel ke harga USD66,90 per barel. Minyak Brent turun 9 sen ke harga USD69,37 per barel. (pkl 06.43 GMT)

(cnbc/idx/reuters/bloomberg)

Sumber : Admin

#YukNabungETF 

#IPOTKaryaAnakBangsa 

#BanggaPakeIPOT 

#IPOTPionner


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author