Bursa Sore: GDP Jepang Jadi Beban Market Regional, Koreksi IHSG Makin Dalam

Bursa Sore: GDP Jepang Jadi Beban Market Regional, Koreksi IHSG Makin Dalam

Posted by Written on 08 June 2021


Ipotnews IHSG tergelincir ke teritori pelemahan pada finis perdagangan hari Selasa (8/6). Konsisten di zona merah sejak awal, IHSG tumbang 1,16 persen (-71 poin) ke level 5.999.

Indeks LQ45 -1,29% ke 894.

Indeks IDX30 -1,25% ke 479.

Indeks IDX80 -1,29% ke 127.

Jakarta Islamic Indes (JII) -1,67% ke 565.

Indeks Kompas100 -1,53% ke 1.115.

Indeks Sri Kehati -1,38% ke 343.

Indeks SMInfra18 -1,07% ke 306.

Saham Paling Aktif: ANTMBVICBUMIBANKBMRIDMMXCENT

Saham Top Gainers LQ45: TBIGITMGUNTRCPINCTRAASIIADROBTPS

Saham Top Losers LQ45: INCOBBTNTPIAMDKAJSMRBBRIANTM

Nilai transaksi Rp11,14 triliun. Volume perdagangan sebanyak 304,28 juta lot saham. Investor asing net sell Rp262,54 miliar.

Rupiah bergerak menguat 0,09 persen terhadap USD ke kevel Rp14.252 (03.30 PM).


Bursa Asia

Pasar saham Asia sebagian besar merosot pada perdagangan hari Selasa (8/6). Para investor bereaksi terhadap rilis data revisi GDP Jepang kuartal pertama.

Analis dari Oxford Economic, Makoto Tsuchiya memperkirakan ekonomi (Jepang) akan kontraksi lagi pada kuartal kedua mengingat penerapan lockdwon yang sangat membebani terutama pada sektor jasa.

"Namun Kami optimistis bahwa pemulihan akan meningkat di semester kedua karena permintaan domestik pulih didukung oleh percepatan vaksinasi sementara permintaan luar negeri akan terus mendukung sektor manufaktur," tamabh Makoto.

Market saham Jepang bergerak lesu saat akhir sesi. Indeks Nikkei 225 drop 0,19 persen ke 28.963 dan Indeks Topix naik 0,1 persen ke 1.962. Data yang dirilis pemerintah Jepang menunjukkan pertumbuhan ekonomi Jepang turun 3,9 persen di kuartal Pertama atau membaik dari estimasi sebelumnya yang diperkirakan turun 5,1 persen.

Pelemahan juga terjadi di pasar saham Tiongkok. Indeks Shanghai Composite turun 0,98 persen menjadi 14.716 dan Indeks Shenzhen Component turun 0,98 persen pada level 14.716. Sedangkan Indeks Hang Seng (Hong Kong) turun 0,1 persen.
Indeks acuan regional, MSCI Asia Pasifik (tidak termasuk pasar saham Jepang) merosot 0,23 persen. Sedangkan Indeks S&P/ASX200 menguat 0,15 persen ke level 7.292. Indeks Kospi (Korsel) bergerak merosot turun 0,13 persen ke posisi 3.247.
Indeks dolar AS menguat ke 90,158 dari level sebelumnya di posisi 89,955.
Kurs yen naik ke posisi ke 109,48 terhadap USD dari posisi sebelumnya pada 110.
Nilai tukar dolar Australia bergerak menguat naik ke posisi $0,7741 dari sebelumnya di $0,768.

Bursa Eropa
Market saham Eropa menguat saat menit-menit awal pada perdagangan hari Selasa (8/6) pagi waktu setempat. Para investor bersiap fokus pada data pertumbuhan ekonomi zona Eropa dan lapangan kerja kuartal Pertama. Serta tetap fokus pada kenaikan inflasi.
Indeks DAX (Jerman) +0,03 persen pada level 15.681.
Indeks FTSE (Inggris) +0,06 persen ke posisi 7.081.
Indeks CAC (Perancis) +0,05 persen di level 6.546.

Minyak
Harga minyak berlanjut melemah pada perdagangan sesi sore hari Selasa (8/6) di pasar komoditas Asia seiring naiknya kekhawatiran pemulihan ekonomi global yang rapuh dalam hal demand minyak mentah. Hal tersebut ditunjukkan oleh impor minyak China yang merosot di bulan Mei.
Minyak WTI turun 44 sen per barel ke harga USD68,79 per barel. Minyak Brent melemah 49 sen ke harga USD71,00 per barel. (pkl 06.43 GMT)

(cnbc/idx/reuters/bloomberg)

Sumber : Admin

#YukNabungETF 

#IPOTKaryaAnakBangsa 

#BanggaPakeIPOT 

#IPOTPionner


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author