Bursa Pagi: Asia Berusaha Ikuti Laju Global, IHSG Masih Berpeluang Menguat

Bursa Pagi: Asia Berusaha Ikuti Laju Global, IHSG Masih Berpeluang Menguat

Posted by Written on 23 July 2021


Ipotnews - Jelang akhir pekan, Jumat (23/7), bursa saham Asia dibuka variatif, berusaha melanjutkan tren penguatan indeks acuan pada penutupan bursa saham utama Eropa dan Wall Street yang diwarnai optimisme merespon rilis laporan keuangan sejumlah emiten.

Indeks MSCI Asia-Pasifik ex-Jepang turun tipis 0,07%. Bursa saham Jepang hari ini masih tutup karena libur nasional.

Perdagangan saham hari ini dibuka dengan mencatatkan pelemahan indeks ASX 200, Australia sebesar 0,18%. Indeks berlanjut melemah 0,07% (-5,30 poin) menjadi 7.381,10 pada pukul 8:00 WIB.

Pada jam yang sama indeks Kospi,Korea Selatan bergerak menguat 0,27% ke posisi 3.259,09, setelah dibuka di bawah garis mendatar di kisaran level 3.250.

Indeks Hang Seng, Hongkong dibuka menguat tipis 0,01% di posisi 27.725,63 pada pukul 8:40 WIB.

Indeks Shanghai Composite, China sedikit melemah 0,08% di level 3.571,85.

Pembukaan Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) pagi ini dihadapkan pada pergerakan indeks acuan di bursa saham global dan regional yang cenderung menguat. IHSG berhasil melanjutkan tren kenaikan pada sesi perdagangan kemarin, ditutup melesat 1,78% ke level 6.138. Harga ETF saham Indonesia ( EIDO ) di New York Stocks Exchange melonjak 1,33% ke posisi USD20,56.

Beberapa analis memperkirakan pergerakan IHSG hari ini masih berpeluang melanjutkan tren kenaikan. Secara teknikal, sejumlah indikator pergerakan indeks memperlihatkan adanya pergeseran rentang konsolidasi dengan momentum bullish yang cukup kuat.

Tim Riset Indo Premier berpendapat, menguatnya indeks di bursa Wall Street dipicu oleh kembali masuknya investor ke saham teknologi seiring optimisme terhadap sektor tersebut, diprediksi akan menjadi sentimen positif bagi indeks. Sementara itu menguatnya mayoritas harga komoditas berpotensi menjadi sentimen positif tambahan bagi IHSG.

IHSG diprediksi akan bergerak menguat dengan  support  di level 6,080 dan  resistance  di level 6,200.

Beberapa ekuitas yang dicermati, antara lain;

  • Saham : ANTM (Buy). Support: Rp2,530, Resist: Rp2,610, INCO (Buy). Support: Rp5,200, Resist: Rp5,400, TINS (Buy on Weakness). Support: Rp1,630, Resist: Rp1,695, 

    TOWR (Buy on Weakness). Support: Rp1,295, Resist: Rp1,330.

  • ETF : XILV (Buy). Support Rp102, Resist: Rp104, XISI (Buy). Support: Rp309, Resist: Rp315, 

    XPES (Buy). Support: Rp350, Resist: Rp358.


Amerika Serikat dan Eropa

Perdagangan saham di bursa Wall Street pagi tadi berakhir menguat dipimpin kenaikan harga saham sektor teknologi, meski lonjakan klaim pengangguran memunculkan kembali kekhawatiran tentang ekonomi, dan imbal hasil obligasi bergerak lebih rendah. Klaim pengangguran AS pekan lalu, secara tak terduga naik menjadi 419.000, lebih tinggi dari prediksi 350.000, dan lebih besar dari angka revisi kenaikan periode sebelumnya sebesar 368.000. Imbal hasil US Treasury 10-tahun melemah menjadi 1,265%.

Saham perbankan berguguran; JPMorgan, Bank of America dan Wells Fargo merosot lebih dari 1%. Investor berbalik kembali ke saham teknologi jelang laporan keuangan sejumlah raksasa teknologi pekan depan. Saham Salesforce melesat 2,5% sementara Amazon dan Facebook melonjak 1,4%. Microsoft melejit 1,6%, dan Apple naik hampir 1%. Menurut Refinitiv, sebanyak 15% dari emiten S&P 500 telah melaporkan keuangannya, 88% mengalahkan perkiraan laba, dan 84% melampaui ekspektasi pendapatan.

  • Dow Jones Industrial Average naik tiis 0,07% (25,35 poin) di posisi 34.823,35.

  • S&P 500 menguat 0,2% (8,79 poin) menjadi 4.367,48.

  • Nasdaq Composite Index naik 0,36% (52,64 poin) ke level 14.684,60.
Bursa saham utama Eropa tadi malam ditutup di teritori positif, diwarnai komentar  dovish  dari Bank Sentral Eropa (ECB). ECB mempertahankan kebijakan moneter tetap stabil, tetapi mengubah panduan untuk mencerminkan target inflasi yang meningkat. ECB berjanji untuk mempertahankan sikap "akomodatif yang persisten" sampai targetnya terpenuhi secara konsisten. Laporan keuangan sejumlah emiten juga menjadi fokus pasar.

Indeks STOXX 600 naik 0,56% menjadi 456,53, dipimpin lonjakan harga saham  travel and leisure  sebesar 2,6%. Perusahaan investasi Swedia, EQT, melambung 12,8%. Unilever anjlok 5,9%, setelah raksasa  consumer good   itu memangkas perkiraan margin operasi tahunannya karena kenaikan harga komoditas.

  • DAX 30 Jerman naik 0,6% (92,04 poin) ke level 15.514,54.

  • CAC 40 Prancis menguat 0,27% (17,11 poin) menjadi 6.481,59.

  • FTSE 100 Inggris turun 0,43% (-29,98 poin) ke posisi 6.968,30

Nilai Tukar Dolar AS

Nilai tukar dolar AS terhadap sejumlah mata uang dunia di pasar uang New York pagi tadi berakhir menguat dalam sesi perdagangan yang volatile di tengah penguatan bursa Wall Street, ketika US Treasury bergerak lebih rendah. Euro melorot setelah pernyataan Presiden Bank Sentral Eropa. Di awal sesi,  greenback  tergelincir setelah rilis data klaim pengangguran AS yang lebih tinggi dari perkiraan menimbulkan kekhawatiran tentang pemulihan ekonomi AS dari pandemi.

Euro menguat di awal sesi setelah ECB memenuhi ekspektasi dengan berjanji untuk mempertahankan suku bunga pada rekor terendah lebih lama lagi. Namun melemah kembali setelah investor mencerna penyataan Presiden ECB Christine Lagarde bahwa gelombang baru pandemi virus korona dapat menimbulkan risiko bagi pemulihan kawasan itu. Indeks Dolar (Indeks DXY) naik 0,1% menjadi 92,852.


Kurs spot dolar

CurrencyValueChange% ChangeTime (ET)
Euro (EUR-USD)1.17740.0003+0.03%7:19 PM
Poundsterling (GBP-USD)1.37720.0004+0.03%7:19 PM
Yen (USD-JPY)110.140.000.00%7:19 PM
Yuan (USD-CNY)6.47070.0027+0.04%11:29 AM
Rupiah (USD-IDR)14,482.50-60.00-0.41%3:59 AM

Sumber : Bloomberg.com, 22/7/2021 (ET)


Komoditas

Harga minyak mentah West Texas Intermediate dan Brent North Sea di bursa komoditas New York Mercantile Exchange dan London ICE Futures Exchanges dini hari tadi ditutup dengan membukukan kenaikan lebih dari USD1,5 per barel. Ekspektasi pasokan yang lebih ketat hingga 2021, menjadi pendorong harga. Analis mengatakan perkiraan akan jatuhnya permintaan minyak selama ini terlalu berlebihan. Rusia berencana memulai proses pelarangan ekspor bensin jika harga BBM di bursa domestik tetap pada level saat ini.

Persediaan minyak mentah AS naik tak terduga sebesar 2,1 juta barel pekan lalu menjadi 439,7 juta barel. Namun persediaan di pusat penyimpanan minyak mentah Cushing, Oklahoma, merosot selama enam pekan berturut-turut. Morgan Stanley memperkirakan Brent akan diperdagangkan pada kisaran tengah hingga atas USD70-an per barel untuk sisa tahun 2021. Analis Barclays menaikkan proyeksi harga minyak 2021 sebesar USD3-5 menjadi rata-rata USD69 per barel.

  • Harga minyak berjangka Brent naik USD1,56 (2,2%) menjadi USD73,79 per barel.

  • Harga minyak berjangka WTI naik USD1,61 (2,3%) menjadi USD71,91 per barel.
Harga emas di bursa berjangka COMEX New York Mercantile Exchange dini hari tadi juga berakhir lebih tinggi, di tengah pelemahan imbal hasil US Treasury yang mengimbangi penguatan dolar. Sentimen risiko dibatasi oleh data yang menunjukkan klaim pengangguran AS pekan lalu melesat ke level tertinggi dua bulan, mendorong  capital inflow  menuju emas. Emas juga mendapatkan dukungan dari janji Bank Sentral Eropa (ECB) untuk mempertahankan suku bunga pada rekor terendah lebih lama lagi.

Analis mengatakan suku bunga riil sangat negatif, yang menunjukkan inflasi sedang memanas, dan tidak terlihat kemungkinan Federal Reserve dapat membuat suku bunga riil positif dalam jangka pendek. Harga logam berharga lainnya; perak naik 0,3% menjadi USD25,29 per ounce, paladium melonjak 1,9% menjadi USD2.704,01 dan platinum meningkat 0,8% menjadi USD1.088,43.

  • Harga emas di pasar spot naik 0,1% menjadi USD1.804,45 per ounce.

  • Harga emas berjangka AS menguat 0,1% menjadi USD1.805,40 per ounce.

(AFP, CNBC , Reuters)

#YukNabungETF 

#IPOTKaryaAnakBangsa 

#BanggaPakeIPOT 

#IPOTPionner


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author